Rabu, 23 Februari 2011

Seorang Gadis Durhaka Pada Ibunya Dan Berubah Menjadi Binatang? Hoax 100%


Terlalu lama dalam draft, daripada membusuk lebih baik saya publish aja. Memang kisah hoax berikut dikaitkan dengan Agama Islam. Beberapa majalah beken memuat kisah ini seolah olah benar terjadi. Tapi tidak semua muslim bisa di bodohi. Begini kisahnya:

Injak Al-Qur'an dan Berubah Jadi Binatang

Suara merdu sang ibu dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an, ternyata mengganggu keasyikan Salwa, yang berada disampingnya. Karena merasa terganggu akhirnya Salwa marah lalu bangkit dari duduknya dan mendekati ibunya. Secara spontan Salwa merebut Al-Qur'an di pangkuan ibunya, lalu membantingnya di atas lantai.

Mengetahui sikap anaknya kasar, Umi Syahdiyah terperangah. Dia juga tertegun ketika menyaksikan sikap Salwa yang menginjak-injak Al-Qur'an dengan beringas diatas lantai tersebut."Saya melihat Salwa seperti bukan dirinya sendiri, seperti ada Iblis yang mengendalikannya. Sebab dengan beringasnya dia merebut Al-Qur'an dari tangan saya lalu membanting dan menginjak-injak dengan kasar". Cerita Umi Syahdiyah sembari menyeka air matanya.

Melihat anaknya makin kesetanan. Umi Syahdiyah dengan susah payah bangkit dari tempat duduknya, kemudian dia mrengkuh Al-Qur'an di lantai itu. Dengan linangan air mata, Umi Syahdiyah memeluk Al-Qur'an itu didadanya sambil menciuminya."Ya Allah..............ampunilah anak saya, mengapa anak saya bisa berbuat seperti ini". Jerit Umi Syahdiyah sembari menangis pilu.

Umi Syahdiyah menceritakan, sikap anaknya membanting Al-Qur'an lalu menginjak-injaknya itu diluar kebiasaanya. "Entah, mengapa......... Salwa bisa dirasuki setan hingga tindakannya diluar batas kewajaran", ungkapnya dengan suara lirih.

Percaya atau tidak, seketika itu tubuh Salwa telah berubah menjadi binatang, Wajahnya mirip dengan kanguru atau kambing, sedangkan kaki dan tangannya persis seperti kera atau anjing. Melihat perubahan pada diri Salwa, Umi Syahdiyah langsung berterak-teriak histeris minta tolong. Tak berapa lama kemudian, orang-orang disekitar tempat tinggal Umi Syahdiyah langsung mendatangi rumahnya. Sedangkan Salwa hanya bisa duduk seperti anjing dan bengong dengan mengeluarkan suara yang aneh sambil melihat orang-orang disekitarnya.

Cukup! kalian sudah bisa menebak endingnya. Penulis kisah ini mencantumkan nama nama ulama Islam dengan target pembaca adalah Umat Islam yang lemah imannya.

Ceh!.Kisah kacangan seperti ini banyak beredar di internet dengan embel embel azab atau keajaiban yang berlabel Islam. Saya sudah membuktikan wajah di pegunungan dan pulau bulan bintang itu nonsense. 

Maaf, kali ini saya juga mematahkan pendapat yang serupa. Sebenarnya, Foto itu adalah karya seniman kontemporer asal Australia bernama Patricia Piccinini. Karyanya adalah patung patung lilin dengan bentuk unik hasil imajinasinya sendiri. Masih tidak percaya? bagaimana dengan foto foto ini.

Seni patung lilin ini berjudul "We Are Family" di pamerkan tahun 2003.


Patung lilin yang berada paling dekat dengan patung anak kecil berbaju merah jambu inilah tersangka utamanya. Sekali lagi, apa yang kita lihat, dengar, baca dan temui bisa jadi bukan Misteri. Tapi kepintaran akal manusia justeru menjadikannya sebagai Misteri.

8 komentar:

Renee Keefe mengatakan...

pernah muncul neh di mading SMA gw dulu.. awalnya ngakak baca soal hoax ini, dilain pihak temen-temen dan guru pada heboh.. kasian yah masyarakat di bohongin sama hal-hal yang mengatasnamakan agama.. semoga pembuat cerita awalnya bisa masuk surga.. HAHAHAHAHAHA..

H.Be mengatakan...

Terima kasih atas komentarnya. Begitulah faktanya, smoga penyebar berita bohong itu diampuni dosanya dan masuk surga.

Andhy Suthardhy mengatakan...

Aing katipu euyy ...!!!

Iqbal Muzaki mengatakan...

:D sialan, udah berapa tahun tuh orang nipu gue...

Musim Hujan mengatakan...

hahaha.. Dulu saya juga sempat percaya sama berita ini pas masih Mts, bahkan guru-guru pun pada heboh dan percaya gitu aja (mungkin karena dulu di kampung internet gak booming spt sekarang dan sarananya juga gak ada) makanya kurang pengetahuan dan minim sikap kritis. Jadi sekarang baru inget sama selebaran itu dan saya pikir kayanya bohong banget ya berita dulu itu, pas saya cek dan nemu artikel ini, terjawab lah sudah semuanya.. wkwkwkk

faizal zulmi mengatakan...

sekalipun bohong ambil hikmahnya aja sii...emang nyatanya klo beebuat kya gitu paati ada azabny entah di dunia atau akhirat..yg percaya kaya gitu pun bukan berarti imanya lemah...so banget nih yg nulis artikel

andre rindukan ayah mengatakan...

wah gw kena tipu jga deh waktu dlo heboh jga dkampung lhat foto itu sampai gw dsuruh copy it kertas sebanyak mungkin... kira gw itu bneran walah ktipu brtahu tahun gw weleh kampret tu org yg bkin.. trnyata hoak doank biar aj deh dosa mereka tanggung..

Fikri Fauzanakbar Dhirgantara mengatakan...

Gue tuh dulu sama guru SD gue pas kelas 1 dibilang azab anak durhaka. Anak kelas 1 kan mentalnya masih kacau liat pocong aja nangis. Gila woy gambarnya persis bgt gue dulu nangis nangis sama temen gue liat foto ini.

Posting Komentar

Share