Minggu, 20 Juni 2010

Terungkap: Misteri Meteor Berusia 150Tahun

                       
Harper's Weekly via RareNewspapers.com

Foto ilustrasi ini dilukis oleh Walt Whitman pada tahun 1860 yang menggambarkan hujan meteor yang sedang melintas.
Peneliti Akademisi mencari informasi mengenai meteor yang ditulis oleh Walt Whitman dalam puisinya melalui koran koran tua dan seni rupa, "Year of Meteors (1859-60)."

Ini merupakan contoh baru penelitian sejarah yang disebut "Forensik Astronomi"

Hasil penelitian Texas State University di San Marcos terbit di Majalah Sky & Telescope bulan Juli 2010 , menuliskan kisah " Prosesi Meteor Besar yang Aneh"  pada tanggal  20 Juli 1860 yang disaksikan oleh Walt Whitman.  Melintasnya meteor ini tidak hanya menginspirasikan Whitman tapi juga mempengaruhi imajinasi seorang pelukis pemandangan alam bernama Frederic Church - dan lukisan Church inilah yang akhirnya mengungkap misteri ini.

"Ini adalah ulang tahun ke 150 bagi memperingati kejadian yang mengilhami keduanya" dikatakan oleh Ahli Fisika Prof Donald Olson di press release universitas itu( university news release).

"It was an Earth-grazing meteor procession."

Puisi Whitman, menuliskan peristiwa yang mengagumkan pada tahun 1860, sebuah peristiwa langka karena kejadiannya begitu jelas terlihat, benda apaka itu sebenarnya??

Kejadian Unik:
- Meteor melintas dari arah utara dan kembali kelangit tanpa jatuh kebumi


Selama berabad abad sejak Whitman menulis puisinya, para pembaca berspekulasi bahwa yang dilihat Whitman adalah meteor Leonidas merujuk pada tahun 1833 melintasnya badai meteor Leonidas, atau sebuah bola api besar yang jatuh pada tahun 1858.

Namun tidak satupun petunjuk yang berkaitan dengan meteor misterius didalam puisi Whitman. Olson yakin bahwa meteor dalam puisi bukanlah semacam komet jatuh atau komet berekor yang melintas bumi. Sebab meteor itu membentuk garis dan kembali kelangit tanpa jatuh kebumi.

Komet yang memasuki atmosfer selalunya terlihat seperti kembang api dan berserakan menjadi bagian bagian kecil.


 "Meteor processions are so rare most people have never heard of them," Kata Olson.
 "There was one in 1783 and a Canadian fireball procession in 1913. Those were all the meteor processions we knew of."


Oslon dan rekan rekannya melanjutkan penelitian dan menemukan catatan milik Theodore Cole,teman Church di sebuah perpustakaan yang menuliskan pada bulan Juli 1860 Whitman dan isterinya sedang berbulan madu dilokasi yang sama dengan Church ketika melihat meteor misterius ini. Buku itu juga menuliskan lokasi mereka di Catskill, New York..jadi Church bisa jadi tidak jauh dari tempat itu.

Konfirmasi berikutnya ditemukan banyak laporan di surat kabar lokal yang memberitakan penampakan meteor besar melintas yang menciptakan ekor sepanjang kereta api dan dapat dilihat dari Great lake melewati New York pada tanggal 20 Juli 1860

"Dari semua penelitian mulai diatas kota hingga ke lembah sungai Hudson, kami dapat menentukan jam-menit kedatangan meteor itu." kata Olson. "Church mengamati meteor itu pada jam 09:49 malam ketika meteor terlihat melintas tepat diatas kepalnya, dan Whitman melihat pada jam yang sama lebih dari satu menit."

"Penampakan ini tepat sebelum terjadinya "Perang Sipil alias Civil War", yang pada saat itu menciptakan metafora menakutkan bagi publik" kata Prof.Marilynn Olson, seorang pakar Literatur Inggeris dari Universitas Texas State. Olson dan Ahli Fisika Russell Doescher terlibat langsung dalam Forensik Astronomi ini.



Apakah kita berada pada tahun transisi yang aneh??yang semuanya harus dihubung-hubungkan dengan kejahatan dan kebaikan??, kalau begitu sebaiknya perhatikan sesi hujan meteor yang akan datang tahun ini( prime meteor season ).Kalian bisa mengamati Meteor Lyrid (Puncaknya Juni 14-17-note: sudah lewat nih), Delta Aquarius dan Capricorn (July 28-30) dan salah satu hujan meteor yang terkenal (Puncaknya Agustus 12-13) .Itulah meteor misterius yang dilihat oleh Walt Whitman dan Church 150 tahun lalu.


Sumber:Cosmic Log - 150-year-old meteor mystery solved

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Share