Kamis, 24 Juni 2010

Sarcopagus Pembawa Bencana: Titanic Mummy Hoax Solved



KLAIM: Titanic tenggelam kedasar samudera karena membawa Mummi Terkutuk

STATUS: Hoax

Contoh Kisah yang beredar pada tahun 1998  (internet)

Dari semua kisah kisah supranatural, kisah ini termasuk salah satu yang patut didokumentasikan, karena paling mengganggu dan paling sulit dijelaskan,.....( bahkan untuk sekedar menerjemahkan saja )

Awal Kisah - Empat Pemuda Kaya


Putri Amen-Ra hidup sekitar 1.500 tahun sebelum kelahiran Isa AS atau Kristus. Ketika dia meninggal, dia dibaringkan didalam Sarcopagus berukiran indah dan dikubur dalam dalam pada peti besi Luxor, ditepian Sungai Nil.

Pada akhir 1890-an, empat orang pemuda kaya asal Inggris mengunjungi lokasi penggalian artefak di tepian Sungai Nil , memenuhi undangan untuk membeli sebuah Penutup Sarcopagus Kuno yang sangat indah yaitu sisa sisa Mummi Putri Amen-Ra.


Keempatnya memasang harga yang sangat tinggi, dan salah satu yang menang membayar beberapa ribu pound lalu membawa peti itu ke hotelnya.
Beberapa jam kemudian, dia terlihat berjalan keluar menuju padang pasir dan tak pernah kembali ke hotel.

Musibah Beruntun

Keesokan harinya, salah satu dari tiga orang yang tersisa ditembak oleh budak asal Mesir dengan tidak sengaja. Lengannya luka parah sehingga harus di amputasi.

Orang ketiga diketahui bankrut, usahanya yang dimilikinya tamat dan seluruh tabungannya ludes. Sedangkan orang ke empat menderita penyakit parah, dia kehilangan pekerjaannya dan menjadi penjual lotere pertandingan di jalanan.

Namun demikian, Sarcopagus mencapai Inggris ( menyebabkan kemalangan lain disepanjang perjalanan ), dimana peti dibeli oleh seorang pengusaha di London.

Ia pun mengalami nasib na'as, tiga anggota keluarganya luka parah dalam sebuah kecelakaan jalan raya dan rumahnya rusak berat akibat kebakaran, lalu pengusaha itu menyumbangkan peti Amen-Ra ke Museum Inggris.

Peristiwa Di Museum

Ketika Sarcopagus ( baca: Peti ) itu diturunkan dari truk di halaman Museum Inggris, truk tiba tiba mundur dan menjepit seorang pejalan kaki. Kemudian ketika peti mati sedang diangkat oleh dua orang pekerja, tiba tiba salah satu pekerja terjatuh dan kakinya patah, pekerja lainnya selamat namun ditemukan tewas tanpa sebab dua hari kemudian.

Setelah peti itu dipajang di Ruang Pameran Mesir didalam museum, masalah kembali terjadi. Penjaga malam museum selalu mendengar suara ketukan dan tangisan yang pilu dari dalam peti. Ruang Pameran lainnya selalu dilempari pada malam hari. Satu penjaga tewas saat bertugas, membuat penjaga museum lainnya berhenti bekerja.

Petugas kebersihan museum menolak membersihkan lokasi disekitar peti ini. Dan bila pengunjung menjentikkan debu dibaju atau menilai jelek wajah dan warna ukiran dipeti, esoknya anak pengunjung itu tewas terkena penyakit campak.

Akhirnya pihak museum memindahkan peti tersebut ke basemen bawah tanah agar ia tidak bisa melukai siapapun disitu. Apakah selesai sampai disitu??

Tidak, selang seminggu kemudian salah satu pekerja sakit keras, dan petugas yang melakukan pemindahan peti ditemukan tewas dimeja kerjanya.

Berita tentang semua kejadian ini tersebar ke media masa. Seorang Jurnalis Fotografi mengabadikan gambar peti Amen-Ra dan ketika ia mengembangkan penelitiannya lebih lanjut, ia melihat bayangan wajah manusia mengerikan dilukisan pada peti mati itu. Kemudian fotografer itu pulang kerumah, mengunci pintu dan menembak dirinya sendiri.

Segera setelah kejadian beruntun ini, pihak museum memutuskan menjual Mumi ini ke seorang kolektor pribadi. Dan setelah mengetahui kejadian aneh disertai kematian berantai, pembeli memutuskan untuk menyembunyikan peti ini diatas loteng rumahnya.

Peti Terlantar

Madame Helena Blavatsky dari sebuah organisasi okultisme yang terkenal datang mengunjungi lokasi. Ia masuk dan menggigil ketika merasakan hawa jahat di rumah itu, ia terus mencari sumber datangnya pengaruh jahat dan memeriksa loteng, dan ia menemukan peti Amen-Ra terlantar diatas loteng.

Dapatkah Anda mengusir roh jahat ini? tanya pemilik rumah. Tidak ada hal seperti itu di eksorsisme. Jahat tetap selamanya Jahat. Tidak ada yang dapat dilakukan untuk menetralkannya. Saya mohon anda segera membuang roh jahat ini secepatnya.

Tapi Museum Inggris tak mau menerima Peti ini kembali: mengingat fakta tragis selama 10 tahun menyimpan dan selalu ditimpa musibah, kemalangan menyebabkan 20 kematian misterius dan sekarang Peti Amen-Ra menjadi sangat terkenal.

Tragedi Yang Menjadi legenda

Akhirnya, seorang Arkeolog asal Amerika bersikeras tidak mempercayai semua cerita ini dan membelinya lalu menyeberangkannya ke New York pada tanggal 14 April 1912.

Pada malam 14 April Peti Mati Ratu Amen-Ra berlayar dan menjadi legenda tragis sepanjang masa yang mengantarkan kapal itu tidur didasar Samudera Atlantik. Nama kapal itu RMS Titanic.

     ---------- itulah rumor yang beredar diinternet selama ini-----------

FAKTANYA: Saya yakin kalian merinding menyaksikan kejadian kejadian diatas, ah tapi itu semua hanya cerita hoax, tidak ada Kutukan Mummi Amen-Ra pada Peristiwa tenggelamnya kapal RMS Titanic.


ALASAN:

Kisah itu secara logis tidak konsisten.Begini penjelasannya:
1-Salah satu dari beberapa nama yang dikutip dalam kisah itu yaitu Helena Blavatsky, seorang ahli okultisme dari Swiss yang terkenal masa itu.

2-Dikatakan bahwa Peti Amen-Ra dibeli dari Luxor, Mesir oleh empat pemudah bodoh "pada akhir 1890-an, " tetapi pada tulisan yang sama kita diberitahu bahwa Helena Blavatsky berusaha mengusir roh jahat pada Peti Mummi yang dimiliki seorang kolektor sebelum diberangkatkan dengan kapal Titanic. Kedua kejadian ini samasekali tidak benar, mengapa??

Sebab Helena Blavatsky sudah meninggal dunia pada tahun 1891 akibat flu, dan kapal Titanic hanya berlayar sekali untuk terakhir kalinya pada 1912.


Fakta lainnya adalah:

Pada tahun 1985, Charles Haas , Presiden dari National Titanic Historical Society, menunjukkan data Manifest (Kargo/Muatan) Kapal dan Diagram Kargo.( Catatan: Manifest kapal berbeda dengan Provision kapal yang berisi stok makanan seperti kentang, daging , air bersih untuk konsumsi di perjalanan ). Adapun yang tertulis disitu yaitu bulu padat, linen, jerami, topi bulu, tisu, suku cadang mobil, kulit, bulu kelinci, karet, jaring halus dan alat pendingin (pembeku) dan tidak menuliskan Mummi diantara daftar muatan kapal.
Para peneliti lain juga mengatakan hal yang sama,..tidak ada kutukan dan dendam antara Mummi Amen-Ra dengan Kapal Titanic. sebab tidak ada satupun pihak yang mengklaim Asuransi atas Peti Amen-Ra ini, sebagaimana biasanya jika muatan kapal tenggelam, maka pihak pengirim barang berharga akan mengajukan klaim ganti rugi senilai barangnya.

Haas mengatakan ," daftar muatan kapal telah mencampakkan mitos mummi keluar jendela", maksudnya berhasil mematahkan mitos tersebut.

Namun pernyataan ini tidak menghentikan orang orang untuk mempercayai adanya Kutukan Mummi pada Titanic. Amen-Ra adalah dewa mesir yang artinya " yang tersembunyi", dia di anggap sebagai pencipta segala sesuatu. Pasangannya adalah Mut, putranya bernama Khonshu-dewa bulan, mereka dipuja dikuil kuil besar Luxor dan Karnak.

Penelusuran Awal Kisah 

Kenyataannya kisah Mummi ini ( sebenarnya hanya penutup peti saja, bukan Mummi Amen-Ra ) tidak pernah meninggalkan Museum Inggris, dan masih ada sampai hari ini. Jadi bagaimana kisah aneh ini mulai?
Lalu darimana awalnya kisah hoax ini beredar??menarik..baik kita telusuri.

Rupanya, kisah pertama kali ditulis oleh dua orang Inggris bernama William Stead dan Douglas Murray di masa pergantian abad itu. Stead adalah seorang Jurnalis dan editor terkenal yang dihukum salib karena mempublikasi artikel sebuah skandal bersekala nasional dengan judul " The Maiden Tribute Modern Babel," yang menggambarkan bagaimana ia mampu menikmati layanan seorang pelacur berusia 13 tahun hanya dengan 5 pound.

Stead juga percaya kisah mistis dan spiritualisme yang menerima konsultasi dimedia, ia juga meneliti fenomena psikis dan artikelnya dipublikasi secara berkala. Tidak banyak informasi tentang Murray namun ia dikenal sebagai "Egyptologist" dan sebagai orang pertama yang menerima kiriman mummi di London, meskipun sesungguhnya tidak.

Lalu Stead dan Murray menulis sebuah kisah horor sebuah mummi yang dibawa ke Inggris dan disimpan diruang menggambar milik sahabat mereka.
Keesokan harinya , semua benda yang ada diruangan telah hancur tanpa sebab, lalu mummi itu dipindahkan dari satu kamar ke kamar yang lain dan menyebabkan kehancuran yang sama. Beberapa waktu setelah Stead dan Murray menciptakan kisah mummi itu, mereka mengunjungi Museum Inggris, Mereka memasuki Ruang Pamer Mummi Mesir Pertama di Museum Inggris dan melihat penutup peti mati Pendeta dari Amun.
Dan mereka mengarang cerita lain yang menunjukkan bahwa penghuni asli peti mati adalah jiwa yang disiksa, dan roh jahat itu kini berkeliaran di dunia.
Stead dan Murray mengirimkan kisah baru mereka ke surat kabar yang antusias dengan kisah ini ( bahkan sampai sekarang surat kabar tidak akan membiarkan kisah sebenarnya ), kedua cerita itu digabung menjadi satu lalu dicetak dan beredar luas, Pendeta Amun diketahui datang dan menebar kekacauan dimanapun mereka disimpan.

Cerita hantu ini melompat dari London ke Titanic setelah William Stead turun dari kapal dalam keadaan sakit pada tanggal 15 April 1912. Stead sedang bepergian ke Amerika atas undangan Presiden untuk berbicara didepan sebuah Konferensi Perdamaian, dan ia gembira sekali karena terhubungnya kisah "kutukan mummi' dengan kisah penumpang Titanic.

Dikisahkan ia menantang tahayul dengan memulai ceritanya disebuah pesta makan malam pada hari jumat, tanggal 12 April. Dan ia langsung memutuskan bahwa kisah dimulai sesaat setelah acara makan malam pada tanggal 13.
Beberapa hari setelah berita tenggelamnya Titanic, salah seorang penumpang yang selamat menceritakan kisah " Kutukan Mummi" dalam wawancara dengan New York World. Akhirnya kisah hantu milik Stead dan Murray tercipta, kehadiran Stead diatas kapal Titanic, laporan wawancara penumpang yang menceritakan kisah "kutukan mummi" bercampur menjadi satu, menciptakan sebuah Legenda adanya Mummi diatas kapal Titanic.

In case you're curious (and have some vacation time to spare), the coffin lid of the Priestess of Amun is still on display at British Museum, just as it was when Stead and Murray created their infamous 'Cursed Mummy" tale a century ago.Look for exhibit BM NO.22542, in Second Egyptian Room.

sumber:snopes.com

3 komentar:

hawkson mengatakan...

artikel yang menarik bro ...

Link anda akan saya pasang di blogroll saya bagian "blog misteri" .

salam kenal :)

KraKen mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
KraKen mengatakan...

Sorry,.salah posting..xixixi

Terima kasih kunjungannya juragan

Poskan Komentar

Share